image
15 April 2018 | Layar

Kabar Jawa Tengah

E-Gamelan Udinus Sambut Sarasehan Budaya Jawa

  • Hari : Sabtu (16/4) Pukul: 11.00 WIB

LEBIH  dari 200 penonton terpukau dengan penampilan Elektronik Gamelan (E-Gamelan) milik Universitas Dian Nuswantoro (Udinus) baru-baru ini. Penampilan tersebut ditampilkan pada acara Sarasehan Budaya Jawa Selasa Kliwonan di Gedung H-7 Udinus.

Acara tersebut digelar sebagai cara memaknai UU No 5/2017 tentang kebudayaan sebagai alat mengembangkan dan nguri-uri budaya Jawa. Dihadiri berbagai jajaran pemerintah daerah, acara tersebut menampilkan pembicara Wakil Rektor I Udinus Prof Dr Supriyadi Rustad MSi dan Prof Dr Sutarno DEA.

Di Indonesia, khususnya di Jawa, gamelan mendapatkan tempat khusus dan menjadi warisan dari Kerajaan Yogyakarta dan Surakarta lebih dari seribu tahun.

Namun, pada era modern kesenian gamelan mulai terkikis di kalangan generasi muda dan aparatur pemerintah. ”Perlu kembali ke identitas Jawa dengan belajar dari karya sastra Jawa yang adiluhung. Penampilan EGamelan milik Udinus bukti bahwa warisan budaya Jawa juga dapat dilestarikan dengan menggabungkan unsur teknologi,” ujar Dr Sri Puryono yang hadir mewakili Plt Gubernur Jawa Tengah.

Sementara itu, pembicara dalam acara tersebut, Prof Dr Sutarno DEA menegaskan, kebudayaan Jawa memiliki gagasan, nilai, keyakinan, dan sikap yang tersirat maupun tersurat selalu menjadi pedoman dan sikap masyarakat Jawa.

”Nilai kepemimpinan juga tertanam dalam kebudayaan Jawa terkandung dalam surat Rama Yasadipura II dengan konsep Astra Brata yang harusnya menjadi pedoman bagi generasi muda era sekarang,” jelasnya.

Menurutnya, Udinus telah mengimplementasikan nilai-nilai kebudayaan Jawa dan meletarikan kesenian asli Jawa yang makin luntur. Namun, dengan adanya EGamelan yang diciptakan oleh Udinus menjadi spirit baru bagi kesenian jawa dan kesenian lainnya.

”Inovasi Udinus sangat bagus dan menjadi terobosan agar anak muda mencintai kembali kebudayaan Jawa. Berharap dengan kembali menjunjung tinggi nilai-nilai kebudayaan Jawa dapat menciptakan tatanan kehidupan,” tuturnya.

Adapun Supriyadi mengungkapkan, E-Gamelanku telah tampil di berbagai tempat di dalam negeri maupun luar negeri. ”Juni mendatang kami akan tampil di Unesco dan cita-cita yang telah lama diidamkan Udinus akan terwujud.

Dengan hal ini maka apresiasi luar biasa dari dunia terhadap kesenian Jawa,” ungkapnya. Seperti apa keberhasilan E-Gamelanku hingga mengundang decak kagum? Simak liputannya dalam Kabar Jawa Tengah, Senin (16/4) pukul 11.00 WIB.(Sofie-63)