image

Foto: Okezone

12 April 2018 | 02:57 WIB | Raket

Ricky/Debby Tak Dikirim ke China Masters 2018

JAKARTA, suaramerdeka.com- Pasangan ganda campuran Indonesia, Ricky Karanda Suwardi/Debby Susanto batal mengikuti ajang bulu tangkis China Masters 2018 yang digelar mulai 10-15 April ini dan Osaka International Challenge, 4-8 April lalu. Alasannya, pasangan yang belum lama diduetkan ini kurang persiapan mengikuti turnamen di Negeri Tirai Bambu.

Sebagai gantinya, Ricky/Debby akan dikirim bertanding ke Badminton Asia Championship (BAC) 2018 di Wuhan, China, akhir April. Setelah itu mereka melakoni Selandia Baru Terbuka 2018 dan Australia Terbuka 2018.

Menurut Richard Mainaky, selaku pelatih Ricky dan Debby, selain persiapan yang kurang, Ricky juga tak bisa main maksimal lantaran otot paha sebelah kanan sedang cedera. "Tidak memungkinkan bagi mereka untuk mengikuti semuanya," kata Richard, Rabu (11/4).

Ricky/Debby tengah mengejar poin untuk mendongkrak rangking dunia mereka saat ini yang berada di peringkat 121 dunia. Absennya Ricky/Debby di Osaka dan China tak membawa pengaruh pada posisi peringkat dunia mereka untuk dapat mengikuti turnamen Indonesia dan Malaysia Open 2018.

Bicara soal Asian Games 2018, Richard mengatakan akan membuka kesempatan bagi semua pasangan untuk bersaing memperebutkan posisi sebagai ganda campuran kedua setelah Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir yang ditarget medali emas.

"Pemerintah maunya bulu tangkis mengirim wakil terbaik dan unggulan. Kalau dilihat dari rangking, di posisi kedua masih diisi Debby dan Praveen Jordan. Kalau status sudah unggulan, maka undiannya akan lebih enak, peluang untuk meraih medali lebih besar," kata Richard.

"Tetapi seandainya Praveen/Melati (Daeva Oktavianti), Ricky/Debby atau Hafiz (Faisal)/Gloria (Emanuelle Widjaja) bisa melesat bagus sekali dalam beberapa kejuaraan sebelum Asian Games, tidak menutup kemungkinan juga. Tetapi ya risiko pasangan baru, undiannya di babak awal bisa saja bertemu unggulan," tambahnya.

(Arif M Iqbal /SMNetwork /CN26 )