image

Foto: suaramerdeka.com / Gading Persada

13 April 2018 | 03:29 WIB | Cabang Olahraga

Perang Mental di Final Proliga

YOGYAKARTA, suaramerdeka.com -Perang mental akan terjadi di partai puncak Proliga 2018 di GOR Amongrogo Kota Jogja, Minggu (15/4). Di bagian putra akan mempertemukan tim asal Pulau Sumatera, Palembang Bank SumselBabel melawan Surabaya Bhayangkara Samator, sementara di sektor putri tersaji tim bertabur bintang Bandung Bank bjb Pakuan kontra Jakarta Pertamina Energi.

"Final besok itu perang mental karena saya yakin strategi dan fisik dengan pemain tim lain tetap sama, masih sama-sama Indonesia. Jadi yang juara adalah tim yang punya mental bagus," papar asisten manajer Surabaya Bhayangkara Samator Hadi Sampurno saat jumpa pers jelang grand final, Kamis (12/4).

Di partai pamungkas nanti, Hadi menjelaskan kalau timnya akan berjuang semaksimal mungkin untuk menjuarai turnamen ini dimana raihan tropi akan mengobati capaian tim Kota Pahlawan ini pada tahun lalu dimana hanya mampu berada di tempat ketiga. "Kota Jogja saat ini cuacanya panas, semoga semangat anak-anak juga memanas, mereka siap perang," tegas dia.

Tak ingin kalah, tim Palembang Bank SumselBabel juga bertekad membawa pulang tropi juara ke bumi Sriwijaya. Bahkan, tim yang mayoritas diperkuat pevoli nasional asal Jateng tersebut sudah sejak Selasa (10/4) lalu berada di Kota Pelajar untuk mempersiapkan diri. "Kami itu anak tiri karena dikeroyok tim-tim Jawa. Tapi tidak masalah karena kami yakin bisa juara," sambung asisten manajer Palembang Bank SumselBabel Asmaji.

Laga final tak kalah seru terjadi di bagian putri. Tim Jakarta Pertamina Energi bahkan bertekad mengakhiri rekor dua kali hanya sebagai runner-up di final ketiga mereka berturut-turut pada tiga even Proliga terakhir ini. "Tiga tahun kami masih final dan tahun ini harus jadi juara," tegas Manajer Jakarta Pertamina Energi Widi Triyoso.

Adapun calon lawan mereka, asisten Manajer Bandung Bank bjb Pakuan Adik Rega Pahla mengaku saat ini timnya dalam kondisi siap tempur. Meski sempat terganggu dengan cederanya bintang mereka Aprilia Manganang, namun dipastikan salah satu awak timnas tersebut dalam kondisi siap tampil. "Kami semua siap kekuatan 95 persen dan harapan terbesar kami bisa juara tahun ini. Memang kami sebelumnya kalah dengan Pertamina tapi ini final, atmosfernya pasti berbeda," tegas dia.

(Gading Persada /SMNetwork /CN26 )