Ekspresi Suara Remaja

speakup

Student Exchange Itu Idaman Para Pelajar, Benar Nggak Sih?

14 Maret 2017 10:04 WIB

Remaja.suaramerdeka.com – Dalam dunia persekolahan ada istilah yang namanya student exchange nih, bro. Hmm… istilah gampangnya...read more »

UN Dulu Baru Kamu, Apa Kamu Dulu Baru UN?

07 Februari 2017 12:30 WIB

Remaja.suaramerdeka.com – Ujian Nasional sudah semakin dekat nih, kawan. Artinya para pelajar yang sudah ada di...read more »

Membekukan Kenangan di Masa SMA

17 Januari 2017 12:30 WIB

Remaja.suaramerdeka.com – Ibarat susu, yang mana paling enak dinikmati pada tetesan terakhir, masa paling indah SMA...read more »

Semangat Baru di Semester Penentu

10 Januari 2017 9:30 WIB

Remaja.suaramerdeka.com – Memasuki tahun baru dan semester baru kedua, pastinya nggak menutup kemungkinan ada hal-hal baru...read more »

SMA Masa Paling Indah, Yay atau Nay?

05 Januari 2017 8:00 WIB

Remaja.suaramerdeka.com – Menjadi pelajar dengan balutan seragam sekolah putih dan abu-abu itu kadang seru kadang membosankan....read more »

Remaja.suaramerdeka.com - Menjadi seorang remaja itu gampang-gampang susah. Selain harus menjalankan kewajiban sebagai siswa (bagi yang masih sekolah, red), kita juga punya visi misi serta tugas-tugas lainnya yang menanti untuk kita emban. Contoh kata sih, bagi yang punya adik otomatis dirumah berperan menjadi sosok kakak yang baik buat adik-adiknya. Sedikit menggantikan peran ayah saat bekerja. Belum lagi tugas-tugas lain kayak tugas sekolah yang seabrek sampai polemik percintaan yang cukup kompleks. Setuju? "Jadi kayak kita (remaja, red) tuh nggak gampang sih. Kita punya banyak tugas dalam kehidupan. Belajar untuk jadi kakak yang baik buat adik-adik. Menjadi lini kedua kepala rumah tangga, sampai menjadi anak yang baik. Ya, kayak harus sekolah, dan lain-lain," kata Bowo, alumni SMKN 3 Semarang saat ngobrol santai barsama Ekspresi. Dalam hal tersebut, Bowo menyampaikan kalau seharusnya kita bersyukur menjadi remaja yang sebenernya punya peran penting di beberapa aspek kehidupan. Ya, tapi memang kalau dipikir-pikir sih agak rumit. Kadang kalau nggak kuat pun kita merasa kepala kayak hampir mau pecah. Seperti baru saja terkena serangan badai serotonin yang dahsyat. Maklum sih, namanya juga remaja kan? Pasti rentan stres dan labil. Nah, kalau Ekspresi boleh memberi masukan sedikit sih begini. Seperti yang dikatakan kebanyakan anak gaul jaman sekarang, "jangan dilawan. Lemesin saja". Maksud positifnya, cobalah lakukan turbulensi pikiran. Coba keluar dari sekelumit pemikiran yang sangat kompleks itu dan sugestikan bahwa dirimu itu sedang bahagia. So, yang sekarang lagi merasa stres atau dirundung masalah, bersabarlah. Ketahuilah bahwa pada hakekatnya Tuhan itu menciptakan zat-Nya dengan berbagai porsi masalah. Jadi semua kembali pada pikiran kita. Mau atau nggak kita melakukan 'penelusuran' untuk menyelesaikan hal itu. Foto: berbagaisumber">
Jadi Remaja Itu Nggak Gampang!

22 November 2016 11:00 WIB

Remaja.suaramerdeka.com – Menjadi seorang remaja itu gampang-gampang susah. Selain harus menjalankan kewajiban sebagai siswa (bagi yang...read more »

Refleksi Pemuda Harapan Bangsa

01 November 2016 9:30 WIB

Remaja.suaramerdeka.com – Selain Halloween, Oktober juga lekat dengan nuansa Sumpah Pemuda-nya. Yup, tepat pada tanggal 28...read more »

Balada Susah Senang Bikin Pensi

27 September 2016 8:00 WIB

Remaja.suaramerdeka.com – Kalau bicara soal pensi pasti nggak bisa lepas dari yang namanya anak sekolah khususnya...read more »

Ini Kata Paskibra Jawa Tengah Tentang Kasus Gloria Natapradja Hamel

18 Agustus 2016 12:30 WIB

Remaja.suaramerdeka.com – Pastinya tahu dong berita tentang Gloria Natapradja Hamel, si Paskibraka Nasional yang namanya sempat...read more »

Punya Paspor Perancis, Cewek Manis Ini Gagal Jadi Paskibraka

16 Agustus 2016 5:00 WIB

Remaja.suaramerdeka.com – Sebelumnya, nama Gloria Natapradja Hamel nggak begitu dikebal seperti sekarang ini. Tapi sejak pencoretan namanya...read more »

LAST UPDATE
Mengenal Lebih Dalam Sepatu Nike Kobe A.D.
Nggak Dilawan, HiVi! Malah Mempersilahkan Album Barunya Dibajak?
Remaja.suaramerdeka.com – Biasanya guru matematika terkenal dengan cara mengajarnya yang tegas dan galak ya. Tapi guru matematika yang satu ini sangat berbeda, kawan. Seorang guru matematika di Sekolah Menengah Atas Eben Donges di Cape Town, Afrika Selatan ini menggunakan teknik hip hop beats yang asik ketika mengajar didepan para muridnya lho. Seperti dilansir dari Oddity Central, guru bernama Kurt Minnaar itu memang sengaja menggunakan hip hop sebagai metode menyenangkan dan membuat para murid nggak mudah bosan. Guru berusia 33 tahun itu bahkan mengklaim kalau para murid jadi gemar bermusik seperti dirinya. Dengan msuik hip hop Kurt percaya kalau murid-murid akan lebih mudah mengingat rumus yang diajarkan. "Metode mengajar tradisional hanya mengajarkan membaca, menulis dan belajar mandiri. Tapi dengan metode buatanku ini mereka bisa lebih kreatif, aktif bahkan membantu murid yang disleksia," ujar Kurt. Nggak hanya itu saja, kawan, Kurt juga menciptakan sebuah lagu matematika berdurasu 60 detik dengan judul "Cre-eight," "Trick-onometry" dan "Van Guard". Lagu-lagu hip hop itu berisi tentang tabel perkalian. Selain lagu, ia juga kerap mengajak muridnya untuk menari di dalam kelas biar tetap semangat belajar. https://youtu.be/JBTUqBxITTc Foto: dailyvoice') center center; background-size:cover;" href="http://remaja.suaramerdeka.com/2017/03/27/kurt-minnaar-guru-matematika-yang-mengajar-sambil-nge-rap/"> Kurt Minnaar, Guru Matematika yang Mengajar Sambil Nge-Rap
Lebih Dekat (Banget) Dengan HiVi! di ‘HiVi In Your Town’ Semarang
Gamer Super Mario Run bakal hadir di Android!
FYI
Remaja.suaramerdeka.com – Biasanya guru matematika terkenal dengan cara mengajarnya yang tegas dan galak ya. Tapi guru matematika yang satu ini sangat berbeda, kawan. Seorang guru matematika di Sekolah Menengah Atas Eben Donges di Cape Town, Afrika Selatan ini menggunakan teknik hip hop beats yang asik ketika mengajar didepan para muridnya lho. Seperti dilansir dari Oddity Central, guru bernama Kurt Minnaar itu memang sengaja menggunakan hip hop sebagai metode menyenangkan dan membuat para murid nggak mudah bosan. Guru berusia 33 tahun itu bahkan mengklaim kalau para murid jadi gemar bermusik seperti dirinya. Dengan msuik hip hop Kurt percaya kalau murid-murid akan lebih mudah mengingat rumus yang diajarkan. "Metode mengajar tradisional hanya mengajarkan membaca, menulis dan belajar mandiri. Tapi dengan metode buatanku ini mereka bisa lebih kreatif, aktif bahkan membantu murid yang disleksia," ujar Kurt. Nggak hanya itu saja, kawan, Kurt juga menciptakan sebuah lagu matematika berdurasu 60 detik dengan judul "Cre-eight," "Trick-onometry" dan "Van Guard". Lagu-lagu hip hop itu berisi tentang tabel perkalian. Selain lagu, ia juga kerap mengajak muridnya untuk menari di dalam kelas biar tetap semangat belajar. https://youtu.be/JBTUqBxITTc Foto: dailyvoice') center center; background-size:cover;" href="http://remaja.suaramerdeka.com/2017/03/27/kurt-minnaar-guru-matematika-yang-mengajar-sambil-nge-rap/"> Kurt Minnaar, Guru Matematika yang Mengajar Sambil Nge-Rap
27 Maret 2017 12:00 WIB